Kamis, 26 Juni 2014

78 Tahun Matinya Snouck Hurgronje

Snouck Hurgronje dan Aceh
26 Juni. Tujuh puluh delapan tahun yang lalu, tanggal ini adalah tanggal tewasnya seorang orientalis sukses yang bernama Snouck Hurgronje. Dialah orang yang berhasil membantu pihak Belanda dalam menundukkan Aceh yang merupakan daerah dengan perlawanan paling hebat di nusantara terhadap penjajah Belanda.

Orang ini rela masuk islam berganti nama Abdul Ghaffar dan belajar islam dengan sungguh-sungguh demi bisa menyusup dalam kekuatan rakyat Aceh dan melemahkannya. Karena saking diterimanya dia di kalangan muslim nusantara karena pengetahuannya tentang Islam, dia pun dujuluki "Mufti Hidia Belanda", juga "Syaikhul Islam". Dia berusaha menjauhkan agama dari politik dan kebudayaan, mendekati dan mengakali ulama agar mereka bisa memberikan fatwa agama berdasarkan politik Divide et impera yang dijalankan Belanda.
Bagi pemerintah Belanda, dia adalah pahlawan yang berhasil memetakan struktur perlawanan rakyat Aceh. Bagi kaum orientalis, dia merupakan seorang sarjana yang berhasil. Tapi bagi rakyat Aceh, dia adalah pengkhianat tanpa tanding.

Setelah kembali ke Belanda, dia diangkat sebagai Guru Besar Bahasa dan Sastra Arab pada Universitas Leiden. Metodenya, "Pembaratan Islam Pribumi” kini diteruskan oleh para pewarisnya yang merupakan orang Indonesia sendiri yaitu tokoh-tokoh Islam Liberal.
Sumber gambar: dari Wikipedia

0 comments:

Posting Komentar